Olahraga

Berita Duka, Aimar Tegar Valdano Meninggal Dunia

  • Aimar Tegar Valdano, seorang penggemar sepeda motor dari Tuntang, Kabupaten Semarang, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan Salatiga pada Senin (12/9/2026).
  • Truk tronton tersebut berhenti tiba-tiba di tengah jalan setelah bahan bakarnya habis, sementara Aimar yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan normal tidak dapat menghindari tabrakan.
  • Polisi Seksi Lalu Lingkatan Polres Semarang sedang menyelidiki lebih lanjut mengenai kejadian tersebut, termasuk memeriksa kondisi truk dan apakah ada pelanggaran lalu lintas dari kedua belah pihak.
  • Keluarga Aimar meminta privasi dalam menyaksikan proses penyelidikan, sementara komunitas sepeda motor di Semarang berencana mengadakan pengajian serta amal sebagai bentuk belasungkawa.
Ilustrasi mediasatujateng

Aimar Tegar Valdano, seorang penggemar sepeda motor dari Tuntang, Kabupaten Semarang, tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Lingkar Selatan Salatiga pada Senin (12/9/2026). Menurut sekilas lapol, kecelakaan terjadi ketika motornya, sebuah sepeda motor merek Yamaha, bertabrakan dengan truk tronton yang ritenghenti karena kehabisan bahan bakar.

Truk tronton tersebut berhenti tiba-tiba di tengah jalan setelah bahan bakarnya habis, sementara Aimar yang mengendarai sepeda motor dengan kecepatan normal tidak dapat menghindari tabrakan. Tabrakan menyebabkan korban mengalami cedera kepala berat yang fatal, dan ia meninggal di lokasi sebelum tim medis bisa arriv.

Polisi Seksi Lalu Lingkatan Polres Semarang sedang menyelidiki lebih lanjut mengenai kejadian tersebut, termasuk memeriksa kondisi truk dan apakah ada pelanggaran lalu lintas dari kedua belah pihak. Siswa dan warga setempat yang menyaksikan kejadian menyatakan shocked dan berduka atas kehilangan seorang penggemar otomotif yang aktif dalam komunitas sepeda motor lokal.

Keluarga Aimar meminta privasi dalam menyaksikan proses penyelidikan, sementara komunitas sepeda motor di Semarang berencana mengadakan pengajian serta amal sebagai bentuk belasungkawa. Harapan mereka agar pihak ber relating memberikan edukasi lebih tentang keselamatan berkendara, terutama berhenti aman di jalan raya. (wm/lar)

← Kembali ke beranda