Meski Gunung Anak Krakatau masih mengeluarkan abu vulkanik, badai dan arah angin sejauh ini belum membawa debu tersebut ke wilayah Jawa Tengah. Badan Pemantauan Vulkanik dan Geologi menyatakan bahwa tanah Jateng tetap aman dari kontaminasi abu saat ini. Warga tetap diimbau untuk waspada akan update terbaru.
Menurut laporan dari jateng.tribunnews.com, meski Gunung Anak Krakatau masih aktif dan mengeluarkan abu vulkanik, pola angin dan hujan sejauh ini tidak membawa partikel tersebut ke tanah Jawa Tengah. Monitoring kondisi udara dilakukan secara kontinu oleh stasiun pemantauan di beberapa titik di provinsi.
Warga di Jawa Tengah tidak perlu menggunakan masker khusus untuk debu vulkanik pada saat ini, namun tetap disarankan untuk mengikuti informasi resmi dari BPVG dan BMKG mengenai perubahan aktivitas gunung.
Pemerintah setempat melalui Dinas Lingkungan Hidup menegaskan bahwa tidak ada pembatasan aktivitas luar rumah terkait debu vulkanik, namun warga yang memiliki riwayat masalah pernapasan disarankan untuk tetap waspada.
BPVG akan terus memberikan update harian mengenai konsentrasi abu di atmosfer dan arah angin yang dapat berpengaruh ke Jawa Tengah. (wm/lar)