Budaya

Deretan Event Wisata Kota Solo Oktober 2026: Haul Solo, HUT Balekambang, Soloraya Great Sale

  • Kota Surakarta atau yang akrab disebut Solo menyiapkan agenda penuh kebudayaan dan pariwisata sepanjang bulan Oktober 2026.
  • Puncak agenda berlangsung pada pertengahan Oktober dengan pelaksanaan Haul Solo, tradisi tahunan yang memperingati wafatnya Sunan Pakubuwana X.
  • Tidak ketinggalan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Balekambang ke-276 juga dijadikan momen untuk menggelar festival budaya rakyat.
  • Dalam rangka mendorong ekonomi kreatif, Soloraya Great Sale digelar di beberapa titik belanja ikonik seperti Pasar Klewer, Pasar Gede, dan mal-mal modern di wilayah Solo Raya.

Kota Surakarta atau yang akrab disebut Solo menyiapkan agenda penuh kebudayaan dan pariwisata sepanjang bulan Oktober 2026. Serangkaian acara yang dikemas dalam festival wisata ini dirancang untuk menarik kunjungan wisatawan sekaligus melestarikan warisan budaya yang kental nuansa Jawa.

Puncak agenda berlangsung pada pertengahan Oktober dengan pelaksanaan Haul Solo, tradisi tahunan yang memperingati wafatnya Sunan Pakubuwana X. Acara ini melibatkan ratusan pengikut dan masyarakat yang mengikuti tahlilan serta doa bersama di kompleks Keraton Kasunanan. Nuansa spiritual terasa kental ketika para pengunjung menghadiri prosesi upacara adat yang diwarnai tata krama khas kasunanan.

Tidak ketinggalan, peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Balekambang ke-276 juga dijadikan momen untuk menggelar festival budaya rakyat. Taman Balekambang yang merupakan salah satu taman kota tertua di Indonesia dipenuhi pertunjukan kesenian tradisional seperti kethoprak, wayang kulit, dan tari srimpi. Pemerintah kota melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan memastikan akses gratis bagi masyarakat agar dapat menikmati warisan leluhur secara langsung.

Dalam rangka mendorong ekonomi kreatif, Soloraya Great Sale digelar di beberapa titik belanja ikonik seperti Pasar Klewer, Pasar Gede, dan mal-mal modern di wilayah Solo Raya. Diskon hingga 70 persen ditawarkan oleh pelaku UMKM serta tenant besar untuk produk batik, kerajinan kulit, hingga kuliner khas Solo. Event ini diharapkan menjadi peluang bagi pengrajin kecil untuk memperluas pasar.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Solo menyampaikan bahwa target kunjungan wisatawan pada Oktober 2026 ditetapkan naik 15 persen dibanding periode normal. Sinergi antara upacara adat, festival budaya, dan promosi belanja dinilai mampu menciptakan daya tarik lengkap bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.

Infrastruktur pendukung seperti transportasi umum, area parkir, dan titik informasi wisata juga ditingkatkan kapasitasnya. Petugas Tourist Police dan Satpol PP dikerahkan untuk mengamankan kelancaran setiap acarara. Wisatawan diimbau untuk mengikuti protokol ketertiban guna menjaga kenyamanan bersama.

Dengan deretan agenda ini, Solo memperkuat posisinya sebagai kota budaya yang tidak hanya mengandalkan warisan sejarah, tetapi juga mampu mengemasnya dalam format festival modern yang relevan dengan selera wisatawan masa kini. (air/lar)

← Kembali ke beranda