Lingkungan

Gerobak Bubur Kacang Hijau Ditabrak Truk di Mranggen, Dagangan Tumpah ke Jalan

  • Seorang penjual bubur kacang hijau mengalami kejadian mengejutkan saat berjualan di sisi jalan kawasan Mranggen, Semarang, Kamis (8/10/2026).
  • Peristiwa itu terekam oleh kamera dan videonya tersebar melalui akun Instagram beritasemaranghariini.
  • Meski mengalami kerugian material karena gerobak dan dagangannya terdampak, nasib baik menyertai sang penjual.
  • Dugaannya, kecelakaan terjadi karena sopir truk kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

Seorang penjual bubur kacang hijau mengalami kejadian mengejutkan saat berjualan di sisi jalan kawasan Mranggen, Semarang, Kamis (8/10/2026). Gerobak yang didorongnya tiba-tiba ditabrak truk dari belakang, mengakibatkan dagangan tumpah berhamparan dan gerobak rusak parah.

Peristiwa itu terekam oleh kamera dan videonya tersebar melalui akun Instagram beritasemaranghariini. Dalam rekaman terlihat gerobak penjual mengalami kerusakan berat setelah dihantam truk, sementara sejumlah dagangan bubur kacang hijau berhamburan ke permukaan jalan akibat benturan keras.

Meski mengalami kerugian material karena gerobak dan dagangannya terdampak, nasib baik menyertai sang penjual. Ia selamat tanpa luka parah dan terlihat tetap di lokasi sambil berupaya membereskan dagangan yang tumpah pasca kejadian.

Dugaannya, kecelakaan terjadi karena sopir truk kehilangan konsentrasi saat mengemudi. Salah satu kemungkinan yang muncul adalah sopir dalam kondisi mengantuk, meski hal ini masih perlu dibuktikan melalui pemeriksaan dan keterangan pihak berwenang.

Kasus ini kembali menyoroti risiko keselamatan jalan yang timbul ketika pengemudi memaksakan perjalanan dalam kondisi fisik tidak prima. Kelelahan dan mengantuk au volante tetap menjadi ancaman nyata bagi pengguna jalan lain, termasuk pedagang kaki lima yang beraktivitas di pinggir jalan.

Polisi diperkirakan akan menindaklanjuti kasus ini untuk mengetahui penyebab pasti dan menentukan tindakan hukum bagi sopir truk yang diduga melalaikan keselamatan berkendara. (bay/lar)

← Kembali ke beranda