Jateng Raya

Gus Rozin Masuk Tim Formatur Pengurus PBNU 2026-2031

  • Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, akrab disapa Gus Rozin, resmi berhasil masuk ke dalam tim formatur yang menangani penyusunan kepengurusan PBNU untuk periode 2026-2031.
  • Tim formatur tersebut bertugas menyusun struktur kepengurusan mulai dari level pusat hingga cabang daerah, mencakup penetapan kriteria kelayakan, prosedur pemilihan, hingga mekanisme akuntansi.
  • Dengan masuknya Gus Rozin, maka representasi Jawa Tengah dalam tim formatur PBNU kini terpenuhi.
  • Tim formatur diharapkan menyelesaikan tugasnya dalam beberapa bulan mendatang sebelum KLB dilaksanakan.

Ketua PWNU Jawa Tengah KH Abdul Ghaffar Rozin, akrab disapa Gus Rozin, resmi berhasil masuk ke dalam tim formatur yang menangani penyusunan kepengurusan PBNU untuk periode 2026-2031. Keangkatan ini dilakukan melalui mekanisme musyawarah yang melibatkan berbagai pihak termasuk pengurus PBNU saat ini dan wakil daerah. Gus Rozin dipercaya memiliki pengalaman dan jaringan yang cukup untuk kontribusi dalam proses demokratis internal PBNU.

Tim formatur tersebut bertugas menyusun struktur kepengurusan mulai dari level pusat hingga cabang daerah, mencakup penetapan kriteria kelayakan, prosedur pemilihan, hingga mekanisme akuntansi. Gus Rozin diwakili sebagai suara dari NU Jawa Tengah, dengan harapan dapat menambahkan perspektif lokal dalam pengambilan keputusan strategis.

Sumber dari jateng.tribunnews.com menyebutkan bahwa Gus Rozin mengucapkan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan dan berkomitmen untuk menjalankan amanah dengan transparansi. Ia juga menegaskan bahwa partisipasinya dalam tim formatur bukan berarti ia sendiri akan dijadikan calon ketua umum, melainkan fokusnya adalah memastikan proses penyusunan kepengurusan berjalan adil dan sesuai dengan nilai-nilai Nahdlatul Ulama.

Dengan masuknya Gus Rozin, maka representasi Jawa Tengah dalam tim formatur PBNU kini terpenuhi. Hal ini diantisipasi dapat memperkuat koordinasi antara PWNU Jawa Tengah dan kepusatan dalam rangka persiapan konferensi luar biasa (KLB) yang akan menentukan kepengurusan terperiode 2026-2031.

Tim formatur diharapkan menyelesaikan tugasnya dalam beberapa bulan mendatang sebelum KLB dilaksanakan. Selama proses berlangsung, setiap tahap akan diberitahukan kepada seluruh anggota NU melalui kanal komunikasi resmi agar tidak ada spekulasi yang meracuni suasana.

Selain Gus Rozin, tim formatur juga terdiri dari tokoh-tokoh NU dari berbagai provinsi serta akademisi yang ahli dalam hukum dan administrasi organisasi. Kombinasi ini diharapkan dapat menghasilkan struktur kepengurusan yang tidak hanya kuat secara administratif tetapi juga bermakna bagi gerakan sosial NU.

PBNU sendiri saat ini sedang menjalankan program pembinaan ekonomi masyarakat melalui berbagai usaha produktif dan program sosial. Kepengurusan masa depan diperkirakan akan terus fokus pada peningkatan kesejahteraan anggota melalui pemberdayaan ekonomi dan pendidikan keagamaan yang berkelanjutan. (red/lar)

← Kembali ke beranda