Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperluas jejaring layanan langsung ke kawasan Mijen, Semarang, melalui pembukaan gerai terintegrasi IM3 dan 3Store. Gerai ini mulai melayani pelanggan sejak Jumat (25/9), menjawab kebutuhan warga sekitar yang selama ini harus menempuh jarak jauh ke gerai di area Simpang Lima atau Pandanaran.
Lokasi Mijen dipilih secara strategis mengingat padatnya penduduk serta aktivitas ekonomi mikro yang berkembang pesat. Manajer Area Semarang IOH, Budi Santoso, mengungkapkan bahwa kehadiran gerai ini bagian dari program "Serving Closer, Connecting Better" — komitmen perusahaan membawa layanan resmi lebih dekat ke pelanggan di wilayah dengan permintaan tinggi.
Di gerai Mijen, pelanggan dapat mengurus beragam layanan dalam satu atap: registrasi dan penggantian kartu SIM (termasuk eSIM), upgrade jaringan 4G/5G, pembelian nomor pilihan, aktivasi serta pembayaran tagihan pascabayar IM3 dan Tri, hingga pemasangan internet rumah HiFi Air. Terdapat juga express counter untuk transaksi cepat seperti top-up dan beli paket data, dengan target waktu layanan di bawah 10 menit.
Warga Mijen, Bpk. Sutrisno (52), wirausaha kuliner rumahan, mengakui terbantu. "Dulu kalau kartu rusak atau mau ganti nomor harus naik ojek online ke Simpang Lima, bolak-balik bisa dua jam. Sekarang cukup jalan kaki 5 menit," ujarnya saat mengantri mengganti kartu SIM yang sudah tidak terbaca HP.
Pembukaan gerai Mijen menambah total gerai IM3 dan 3Store di Jawa Tengah menjadi 34 unit, tersebar dari kota besar hingga kecamatan pinggiran. IOH menargetkan akhir 2026 mencapai 50 titik layanan di provinsi ini, dengan fokus pada wilayah yang padat penduduk namun minim akses resmi.
Selain fungsi transaksional, gerai ini dirancang sebagai ruang komunitas digital: disediakan zona demo perangkat 5G, co-working corner dengan WiFi gratis, serta jadwal workshop literasi digital bulanan bagi UMKM dan pelajar. Kolaborasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Semarang akan digulirkan mulai bulan depan.
Dengan gerai Mijen beroperasi, IOH memperkuat posisinya sebagai operator yang tidak hanya mengandalkan jaringan seluler, hadir fisik di tengah masyarakat — mempermudah akses, mempercepat layanan, dan sekaligus mendorong inklusi digital di tingkat akar rumput. (air/lar)