Lingkungan

Kronologi 3 Remaja Dibegal di Banyumas, Bermula Pulang Nongkrong

  • Tiga pelajar SMP asal Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menjadi korban pembegalan pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.
  • Saat melintas, ketiganya mengaku dibuntuti oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna putih.
  • Di lokasi tersebut, mereka diduga diberhentikan secara paksa oleh dua orang yang membuntuti mereka.
  • Peristiwa itu kemudian ramai beredar di media sosial setelah salah satu korban bernama Azka menceritakan kejadian yang dialaminya dalam sebuah video.

Tiga pelajar SMP asal Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas menjadi korban pembegalan pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB. Ketiganya saat itu sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai satu sepeda motor dan berboncengan tiga.

Saat melintas, ketiganya mengaku dibuntuti oleh dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda PCX berwarna putih. Ketiganya kemudian tiba di kawasan pertigaan Monumen Jenderal Sudirman, Kecamatan Karanglewas.

Di lokasi tersebut, mereka diduga diberhentikan secara paksa oleh dua orang yang membuntuti mereka. Salah satu pelaku kemudian disebut mengaku sebagai anggota polisi. Pelaku juga diduga menodongkan senjata api dan sebilah pisau kepada ketiga pelajar tersebut.

Peristiwa itu kemudian ramai beredar di media sosial setelah salah satu korban bernama Azka menceritakan kejadian yang dialaminya dalam sebuah video. Menurut Azka, pelaku berjumlah dua orang dan mengendarai sepeda motor Honda PCX warna putih.

"Pelaku ada dua orang, mengaku sebagai polisi, memakai motor PCX putih, dan menodongkan pistol serta pisau," ujar Azka. Ia juga menjelaskan ciri-ciri kedua pelaku. Salah satu pelaku disebut memiliki tubuh kurus dan tinggi serta mengenakan masker. Sementara pelaku lainnya yang berada di bagian depan disebut memiliki tubuh lebih besar dan mengenakan helm.

Dalam kejadian tersebut, pelaku membawa pergi sepeda motor Honda Beat milik Azka. Polisi saat ini masih menyelidiki kasus ini untuk mengidentifikasi dan menangkap kedua pelaku yang melarikan diri. (bay/lar)

← Kembali ke beranda