Ekonomi

Lsp P1 Pip Semarang Sertifikasi Kompetensi Tenaga Kerja Bongkar Muat Tanjung Emas:

  • Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Pip Semarang telah menggelar sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja yang spesialisasi dalam operasional bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas.
  • Sertifikasi yang diadakan melibatkan materi teori dan praktik yang mencakup prosedur pemangkatan barang, penggunaan alat berat, serta regulasi keselamatan kerja di area pelabuhan.
  • Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan upaya Semarang untuk memperkuat daya sajt Tanjung Emas sebagai pelabuhan utama yang kompetitif.
  • Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah menyoroti program ini sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan industri.

Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) P1 Pip Semarang telah menggelar sertifikasi kompetensi bagi tenaga kerja yang spesialisasi dalam operasional bongkar muat di Pelabuhan Tanjung Emas. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan dan standar keamanan para pekerja pelabuhan sesuai dengan ketentuan nasional.

Sertifikasi yang diadakan melibatkan materi teori dan praktik yang mencakup prosedur pemangkatan barang, penggunaan alat berat, serta regulasi keselamatan kerja di area pelabuhan. Peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikak yang uzna oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Pelaksanaan sertifikasi ini merupakan upaya Semarang untuk memperkuat daya sajt Tanjung Emas sebagai pelabuhan utama yang kompetitif. Dengan tenaga kerja yang bersertifikat, diharapkan dapat mengurangi kecelakaan kerja dan meningkatkan efisiensi operasional.

Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Tengah menyoroti program ini sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan industri. Mereka berharap lebih banyak LSP dan institusi pendidikan dapat mengikuti contoh serupa.

Pihak manajemen Pelabuhan Tanjung Emas mengakui bahwa sertifikasi kompetensi adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih profesional. Mereka berkomitmen untuk fasilitasi pelaksanaan program serupa di tahun depan.

Selain tenaga kerja operasional, program juga membuka peluang bagi supervisor dan pengawas untuk meningkatkan kualifikasi melalui sertifikasi lanjutan. Hal ini diaspetakan untuk menciptakan jalur karier yang jelas di sektor logistik.

Semarang terus mencari inovasi dalam pelatihan kerja agar siap menghadapi tantangan global, terutama dalam hal standar operasional dan keamanan pelabuhan yang semakin ketat. (rep/lar)

← Kembali ke beranda