Pemerintah Kabupaten Banyumas melalui Dinas Lingkungan Hidup menutup operasi pabrik hebel yang berlokasi di Desa Losari. Keputusan tersebut disebut berkaitan dengan temuan perizinan lingkungan yang belum jelas sesuai ketentuan daerah.
Menurut keterangan yang dihimpun redaksi, pabrik itu diduga menimbulkan gangguan bagi warga sekitar, antara lain debu, kebisingan, dan peningkatan lalu lintas kendaraan pengangkut material. Dugaan dampak lingkungan tersebut masih memerlukan pemeriksaan lanjutan dari instansi terkait.
Penutupan juga berdampak pada pekerja yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas pabrik. Pemerintah daerah menyatakan akan menyiapkan langkah pendampingan agar dampak sosial ekonomi dapat ditekan.
Pemkab menegaskan penutupan bukan penolakan terhadap kegiatan industri. Langkah itu disebut sebagai upaya memastikan usaha berjalan sesuai standar keselamatan, ketertiban, dan perlindungan lingkungan bagi warga sekitar. (war/lar)