Ekonomi

Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Minggu 4 Oktober 2026, Tembus Rp25.200

  • Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU Pertamina dan operator swasta masih stabil pada awal Oktober 2026.
  • Pertamina Dex menjadi produk BBM nonsubsidi dengan harga tertinggi di daftar, dipatok Rp25.
  • Pertamax Green 95 dijual Rp19.
  • Di sisi operator swasta, BP-AKR mempertahankan harga September: BP Ultimate Rp19.

Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU Pertamina dan operator swasta masih stabil pada awal Oktober 2026. Berdasarkan pantauan di laman MyPertamina serta keterangan resmi VP Corporate Communication PT Pertamina Patra Niaga Kitty Andhora, tidak ada penyesuaian harga untuk periode ini sehingga patokan tetap mengacu pada harga September 2026.

Pertamina Dex menjadi produk BBM nonsubsidi dengan harga tertinggi di daftar, dipatok Rp25.200 per liter. Angka ini berlaku sejak penyesuaian 2 September 2026, naik dari Rp21.150 per liter sebelumnya. Kenaikan tersebut mengikuti penyesuaian sejumlah produk BBM non subsidi yang dilakukan Pertamina pada 1 September 2026, termasuk Pertamax Turbo, Pertamax Green 95, dan Dexlite.

Pertamax Green 95 dijual Rp19.150 per liter, naik dari Rp16.600 sebelumnya. Pertamax Turbo dibanderol Rp19.600 per liter, sedangkan Dexlite berada di Rp23.700 per liter. Untuk BBM subsidi, Pertalite tetap Rp10.000 per liter dan Biosolar Rp6.800 per liter — kedua produk ini tidak mengalami perubahan sejak lama.

Di sisi operator swasta, BP-AKR mempertahankan harga September: BP Ultimate Rp19.330 per liter, BP Ultimate Diesel Rp25.420 per liter, dan BP 92 Rp16.130 per liter. Vivo juga konsisten dengan Revvo 92 Rp16.130, Revvo 95 Rp19.330, dan Diesel Primus Rp25.420 per liter. Shell hanya menjual Shell V-Power Diesel seharga Rp25.420 per liter, sementara produk lainnya seperti Shell Super, Shell V-Power, dan Shell V-Power Nitro+ masih tidak tersedia.

Kitty Andhora menegaskan bahwa Pertamina mempertimbangkan berbagai faktor dan kondisi masyarakat sebelum melakukan penyesuaian harga. Stabilitas harga ini dinilai memberikan kepastian bagi konsumen, terutama di tengah dinamika harga minyak dunia yang masih fluktuatif. Masyarakat diharapkan tetap memantau informasi resmi terkait kebijakan harga BBM ke depan. (rak/lar)

← Kembali ke beranda