Ekonomi

Resmi Berubah, Daftar Harga Bahan Bakar Minyak BBM Terbaru Kamis 1 Oktober 2026, Naik Rp 4.000

  • Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi resmi berlaku mulai Kamis, 1 Oktober 2026.
  • Pertamina menaikkan harga Pertamax Green 95 dari Rp 16.
  • Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap stabil.
  • BP-AKR dan Shell juga melakukan penyesuaian serupa.

Penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi resmi berlaku mulai Kamis, 1 Oktober 2026. Berdasarkan pantauan di sejumlah SPBU, kenaikan harga paling terasa pada produk BBM berkualitas tinggi seperti Pertamax Green 95, Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex. Kenaikan bervariasi antara Rp 2.500 hingga Rp 4.000 per liter tergantung jenis produk.

Pertamina menaikkan harga Pertamax Green 95 dari Rp 16.600 menjadi Rp 19.150 per liter, naik Rp 2.550. Pertamax Turbo naik dari Rp 18.300 menjadi Rp 19.600 per liter. Dexlite mengalami kenaikan signifikan dari Rp 19.700 menjadi Rp 23.700 per liter, sedangkan Pertamina Dex naik dari Rp 21.150 menjadi Rp 25.200 per liter.

Sementara itu, harga BBM bersubsidi tetap stabil. Pertalite dijual pada Rp 10.000 per liter dan Biosolar pada Rp 6.800 per liter. Pertamax RON 92 juga ditahan pada Rp 15.950 per liter. Kebijakan menahan harga bahan bakar bersubsidi ini diambil pemerintah untuk mengurangi beban masyarakat menengah ke bawah.

BP-AKR dan Shell juga melakukan penyesuaian serupa. BP Ultimate naik menjadi Rp 19.330 per liter, BP Ultimate Diesel naik ke Rp 25.420 per liter. Shell V-Power Diesel naik dari Rp 21.910 menjadi Rp 25.420 per liter. Vivo mempertahankan harga Revvo 92 pada Rp 16.130 per liter.

Pengamat energi Yayan Satyakti dari Unpad menyebutkan kenaikan ini didorong oleh lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga Brent tembus level US$ 107 per barel pada akhir September 2026, naik sekitar 19% dalam sebulan. Biaya perolehan (landed cost) BBM non subsidi diperkirakan naik 11-16% dibanding bulan lalu. Yayan memproyeksikan beban subsidi Pertamina bisa mencapai Rp 1,4 triliun per bulan jika harga terus ditahan.

Penyesuaian harga BBM rutin dilakukan setiap tanggal 1 bulanan mengikuti mekanisme harga patokan. Masyarakat diharapkan bijak dalam mengisi bahan bakar dan memanfaatkan aplikasi resmi seperti MyPertamina untuk memantau harga terkini di SPBU terdekat. (rak/lar)

← Kembali ke beranda