Budaya

Ultra Trail Mount Moeria, Lari Susuri Gunung Muria Sambil Kumpulkan Sampah

  • JEPARA — Ultra Trail Mount Moeria (UTMM) kembali menghadirkan pengalaman lari lintas alam yang memadukan olahraga, pariwisata, dan kepedulian lingkungan dalam satu ajang bertajuk "Eco-Green Sport Tourism".
  • Gunung Muria yang berada di batas tiga kabupaten — Jepara, Kudus, dan Pati — menawarkan lanskap bervariasi mulai dari hutan tropis, lereng bukit, hingga jalur teknis yang menguji ketahanan fisik dan mental para peserta.
  • Konsep eco-green yang dijadikan pilar UTMM mengharuskan setiap peserta membawa tas sampah sendiri dan mengumpulkan minimal beberapa potong sampah plastik selama perlombaan berlangsung.
  • Kategori jarak yang ditawarkan mencakup 8K, 15K, 30K, hingga 45K dengan standar keamanan internasional dan titik air (water station) yang tersebar di pos-pos kritis.

JEPARA — Ultra Trail Mount Moeria (UTMM) kembali menghadirkan pengalaman lari lintas alam yang memadukan olahraga, pariwisata, dan kepedulian lingkungan dalam satu ajang bertajuk "Eco-Green Sport Tourism". Event tahunan ini mengajak pelari menembus rute menantang di kaki Gunung Muria sambil mengumpulkan sampah di sepanjang jalur yang dilalui.

Gunung Muria yang berada di batas tiga kabupaten — Jepara, Kudus, dan Pati — menawarkan lanskap bervariasi mulai dari hutan tropis, lereng bukit, hingga jalur teknis yang menguji ketahanan fisik dan mental para peserta. Rute perlombaan dirancang menyerempet puncak-puncak ikonik seperti Puncak Natas Angin yang dikenal memiliki jalur "Naga" berkelok-kelok menantang.

Konsep eco-green yang dijadikan pilar UTMM mengharuskan setiap peserta membawa tas sampah sendiri dan mengumpulkan minimal beberapa potong sampah plastik selama perlombaan berlangsung. Inisiatif ini tidak hanya menciptakan jejak bersih di alam, tetapi juga menanamkan kesadaran lingkungan yang berkelanjutan di kalangan komunitas pelari nusantara.

Kategori jarak yang ditawarkan mencakup 8K, 15K, 30K, hingga 45K dengan standar keamanan internasional dan titik air (water station) yang tersebar di pos-pos kritis. Setiap kategori memiliki batas waktu (cut-off time) yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan rute, memastikan keselamatan menjadi prioritas utama.

Selain aspek kompetitif, UTMM juga menjadi momentum promosi wisata alam Jawa Tengah. Peserta dan penonton dari berbagai daerah ikut menikmati keindahan panorama Muria — mulai dari hamparan savana, hutan pinus, hingga pemandangan laut Jawa di kejauhan dari ketinggian.

Panitia bekerja sama dengan komunitas lokal, Komet Adventure, serta pemerintah daerah untuk memastikan kelancaran event. Dukungan dari aparat keamanan, tim medis, dan relawan SAR menjamin kesiapsiagaan darurat sepanjang rute perlombaan.

Ultra Trail Mount Moeria semakin meneguhkan posisi Jawa Tengah sebagai tujuan olahraga alam kelas nasional. Dengan semangat eco-green yang konsisten, event ini membuktikan bahwa olahraga kompetitif dapat berjalan seiring dengan pelestarian alam — satu langkah nyata menuju pariwisata berkelanjutan di jantung Pulau Jawa. (air/lar)

← Kembali ke beranda