Temuan cacing tanah dan ulat daun dalam menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, memicu pemeriksaan mendadak terhadap dapur penyedia makanan. Video temuan tersebut beredar di media sosial dan mendapat perhatian luas dari masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Pati kemudian bergerak cepat melakukan pengecekan langsung ke sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menggelar inspeksi mendadak (sidak) hingga Jumat, 2 Oktober 2026, dini hari untuk memastikan kondisi dapur penyedia MBG.
Temuan tersebut dilaporkan terjadi di dua sekolah berbeda pada waktu yang bersamaan. Cacing tanah ditemukan dalam makanan yang didistribusikan kepada siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Pati. Sementara itu, ulat daun ditemukan di dalam semangkuk sayur bayam yang disajikan di SMK Bina Tunas Bangsa (BTB) Pati.
Kasus ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan standar keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa melalui program MBG. Untuk memastikan kondisi di lapangan, Risma bersama tim Pemkab Pati menyisir lima titik SPPG atau dapur penyedia MBG di wilayah Kecamatan Cluwak.
Pemeriksaan dilakukan secara maraton sejak Jumat dini hari hingga selepas waktu Subuh. Dari pemeriksaan tersebut, Pemkab Pati menemukan sejumlah catatan yang dinilai perlu mendapat perhatian, khususnya terkait kelayakan bahan pangan dan kebersihan fasilitas penunjang di beberapa dapur MBG.
Hasil temuan itu menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah terhadap pengelolaan makanan sebelum didistribusikan kepada siswa. "Kelalaian dalam proses sortir menjadi penyebab utama terdistribusinya makanan yang tidak layak kepada anak-anak sekolah. Hal ini berpotensi menyebabkan keracunan, maka dari itu kami langsung menindaklanjuti secara tegas setiap aduan dari masyarakat," tutur Risma. (aim/lar)