Sosial

17 Warga Kampung Mbima Jaya Belajar Pemulasaraan Jenazah Bersama Ekspedisi Patriot UNPAD

  • Tim 11 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (UNPAD) kembali menggelar pelatihan bermakna bagi masyarakat di kawasan transmigrasi.
  • Pelatihan menghadirkan dua narasumber, Ustaz Hadi Suripto dan Ustaz Triyono Handaki, yang tidak hanya menyampaikan materi teori tetapi juga mendampingi peserta dalam sesi praktik langsung.
  • Ketua Tim 11 Ekspedisi Patriot UNPAD, Dr.
  • Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Kampung Mbima Jaya, Triyono.

Tim 11 Ekspedisi Patriot Universitas Padjadjaran (UNPAD) kembali menggelar pelatihan bermakna bagi masyarakat di kawasan transmigrasi. Kali ini, 17 warga Kampung Mbima Jaya di sekitar Masjid Ar-Rahman SP 1, Tomage, Fakfak, Papua Barat, mengikuti pelatihan pemulasaraan jenazah pada Kamis, 1 Oktober 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Kampung Harmoni yang dikembangkan oleh Ekspedisi Patriot UNPAD untuk memperkuat kapasitas masyarakat melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan.

Pelatihan menghadirkan dua narasumber, Ustaz Hadi Suripto dan Ustaz Triyono Handaki, yang tidak hanya menyampaikan materi teori tetapi juga mendampingi peserta dalam sesi praktik langsung. Metode pembelajaran berlangsung partisipatif melalui tahapan pemaparan materi, demonstrasi, praktik, hingga diskusi. Pola ini memungkinkan warga memahami setiap langkah pemulasaraan jenazah secara sistematis sekaligus menguji pemahaman mereka melalui simulasi nyata.

Ketua Tim 11 Ekspedisi Patriot UNPAD, Dr. Taufik Ampera, M. Hum., menegaskan bahwa keterampilan pemulasaraan jenazah memiliki nilai penting karena berkaitan dengan kewajiban sosial dan keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, kemampuan ini menjadi bekal bagi warga untuk saling membantu ketika menghadapi situasi kedukaan. Ia berharap pelatihan ini meningkatkan kesiapan dan kepercayaan diri warga dalam menunaikan kewajiban terakhir terhadap sesama.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari Kepala Kampung Mbima Jaya, Triyono. Ia menilai pelatihan di Masjid Ar-Rahman SP 1 sangat bermanfaat bagi masyarakat karena keterampilan pemulasaraan jenazah diperlukan untuk meningkatkan kemampuan penanganan jenazah sesuai ketentuan medis dan agama. Triyono menyampaikan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot, khususnya Tim Kampung Harmoni, yang telah memfasilitasi pelatihan tersebut.

Melalui program Kampung Harmoni, Ekspedisi Patriot UNPAD bertujuan membangun masyarakat yang memiliki kepedulian, mampu bekerja sama, serta memiliki keterampilan praktis yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Pelatihan pemulasaraan jenazah menjadi salah satu wujud nyata komitmen tersebut untuk memperkuat ikatan sosial di tengah keberagaman masyarakat. (aim/lar)

← Kembali ke beranda