Hukum

Aji Kembangkan Wisata Kebun Anggur, Anak-anak Bisa Petik Buah Langsung dari Pohon

  • Banyumas — Kebun anggur KD Garden di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, hadir sebagai alternatif wisata edukasi yang menggabungkan rekreasi dengan pembelajaran pertanian.
  • Pemilik kebun, Aji Setia Hasan, mengungkapkan bahwa konsep agrowisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi keluarga.
  • Tiket masuk terjangkau menjadi daya tarik tersendiri.
  • KD Garden juga menerima kunjungan studi banding dari berbagai instansi serta menjadi tujuan outing class rutin sekolah-sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas.

Banyumas — Kebun anggur KD Garden di Desa Karangsalam, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, hadir sebagai alternatif wisata edukasi yang menggabungkan rekreasi dengan pembelajaran pertanian. Pengunjung dapat memetik buah anggur segar langsung dari batangnya sambil menikmati suasana perkebunan yang asri.

Pemilik kebun, Aji Setia Hasan, mengungkapkan bahwa konsep agrowisata ini dirancang untuk memberikan pengalaman berbeda bagi keluarga. Anak-anak tidak hanya bermain, tetapi juga belajar langsung tentang teknik penanaman, perawatan, hingga proses panen anggur. "Jam operasional kami buka setiap hari dari pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Selain memetik buah, pengunjung juga bisa berfoto dan belajar langsung tentang budidaya anggur," ujar Aji.

Tiket masuk terjangkau menjadi daya tarik tersendiri. Anak-anak dikenai biaya Rp5.000, sedangkan orang dewasa Rp10.000 per orang. Bagi yang ingin membawa pulang hasil petikan, buah anggur dibanderol Rp70.000 per kilogram. Harga ini dianggap ekonomis mengingat pengalaman edukatif yang didapatkan.

KD Garden juga menerima kunjungan studi banding dari berbagai instansi serta menjadi tujuan outing class rutin sekolah-sekolah, mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas. Program edukasi berbayar Rp25.000 per anak mencakup praktik menanam anggur langsung di area kebun, dan setiap peserta diperbolehkan membawa pulang bibit sebagai buah tangan.

Meski letaknya di pinggiran Kota Purwokerto, daya tarik destinasi ini tetap kuat. Aji berharap agrowisata yang dikembangkannya dapat menjadi contoh pengembangan pertanian modern yang memberikan nilai tambah — tidak hanya sebagai penghasil pangan, tetapi juga destinasi wisata sekaligus sarana edukasi bagi masyarakat luas.

Keberadaan KD Garden memperkaya pilihan destinasi wisata di Baturraden yang dikenal dengan pesona alamnya seperti Curug Kanesia dan Sendang Bidadari. Dengan konsep agrowisata edukatif, Kabupaten Banyumas semakin memiliki potensi untuk mendorong kemajuan sektor wisata berbasis pertanian. (sin/lar)

← Kembali ke beranda