Jateng Raya

Lansia 67 Tewas Terguling di Bawah Ban Bus Usai Motor Bersenggolan di Jembrana

  • Seorang lansia berusia 67 tahun meninggal dunia di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan bus M Trans di Jalan Raya Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (29/9).
  • Kejadian terjadi sekitar pukul 14.
  • Akibat benturan, tubuh korban terlempar ke sisi kiri namun posisi akhir justru jatuh ke tengah jalan yang menjadi lintasan roda bus.
  • Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, mengonfirmasi kronologi tersebut berdasarkan pemeriksaan awal di TKP dan keterangan saksi.

Seorang lansia berusia 67 tahun meninggal dunia di tempat setelah sepeda motor yang dikendarainya bersenggolan dengan bus M Trans di Jalan Raya Jembrana, Kabupaten Jembrana, Selasa (29/9). Korban terjatuh ke arah lintasan bus dan tertabrak roda belakang kiri, menewaskan dirinya secara instan.

Kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WITA ketika korban, berinisial I Ketut S, mengendarai sepeda motor matik bermotor DK 3253 ZG. Saat melintas di jalur kiri jalan, sebuah bus M Trans dengan nomor polisi DK 7188 FE melaju melewatinya. Dalam situasi yang belum jelas penyebabnya, sepeda motor korban tiba-tiba bergerak ke kanan hingga terjadi benturan samping dengan badan bus.

Akibat benturan, tubuh korban terlempar ke sisi kiri namun posisi akhir justru jatuh ke tengah jalan yang menjadi lintasan roda bus. Roda belakang kiri bus M Trans kemudian meng gulung kepala dan badan korban. Ia dinyatakan meninggal di lokasi kejadian sebelum sempat dievakuasi ke rumah sakit.

Kasat Lantas Polres Jembrana, AKP I Wayan Sugianta, mengonfirmasi kronologi tersebut berdasarkan pemeriksaan awal di TKP dan keterangan saksi. "Satu pemotor meninggal dunia di tempat usai kejadian tersebut," ujarnya dikutip dari TribunBali. Polisi telah mengamankan pengemudi bus untuk diperiksa lebih lanjut guna menentukan kesalahan dan sanksi hukum yang berlaku.

Kecelakaan fatal ini menimbulkan keprihatinan warga setempat mengenai keselamatan berkendara di Jalan Raya Jembrana yang known cukup padat. Beberapa pengendara mengeluhkan minimnya rambu peringatan serta kerapnya kendaraan besar yang melaju melebihi batas kecepatan di segmen jalan tersebut. Polisi berharap kasus ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu menjaga jarak aman dan kewaspadaan saat berkendara, terutama saat melewati kendaraan roda empat besar (aim/lar)

← Kembali ke beranda