Gempa bumi magnitudo 3,8 terjadi di Wonosobo, Jawa Tengah, pada Sabtu 12 September 2026, tepat pukul 14.35 WIB sesuai data BMKG. Pusat gempa berada di lereng Gunung Sindoro dengan kedalaman 10 kilometer.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo melakukan pantauan sekilas setelah gempa dan mencatat tidak ada bangunan yang rusak secara signifikan. Tidak juga terdapat laporan korban jiwa atau luka-luka akibat getaran tersebut.
Warga setempat merasa getaran lemah hingga sedang, terutama di daerah dataran dan pegunungan mudah terasa. Beberapa warga melaporkan getaran dirasa di kecamatan Wonosobo, Kejajar, dan sekitarnya.
BMKG memberikan informasi bahwa gempa ini merupakan hasil aktivitas tektonik lokal di benua Jawa dan tidak berpotensi вызвать tsunami. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap gempa susulan yang biasanya memiliki magnitudo lebih kecil.
Pemerintah setempat melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pamsos melakukan koordinasi untuk memastikan keamanan warga, meskipun tidak ditemukan kerugian material.
Sebagai antisipasi, BPBD menyiapkan posko pamong praja di beberapa desa untuk menyampaikan informasi dan menjalankan evacuasi jika diperlukan dalam kejadian selanjutnya.
Masih belum ada laporan kerugian dari fasilitas publik seperti sekolah, rumah sakit, atau tempat ibadah. Pemantauan akan terus dilakukan selama 24 jam ke depan.
Warga dimonitari untuk tidak menyebarkan informasi tidak terverifikasi mengenai kerugian atau korban yang belum dikonfirmasi oleh pihak berwajib. (wm/lar)