Ekonomi

Kembangkan Dieng dengan GI Tourism: Wisatawan Diajak Kenal Kopi, Carica dan Purwaceng

  • Dieng, Jawa Tengah – Upaya pengembangan wilayah Dieng sebagai destinasi wisata baru-baru ini mendapat perhatian setelah pengakuan Indikasi Geografis (GI) diberikan kepada produk lokal sekopal kopi, carica, dan purwaceng.
  • Menurut data yang dihadirkan oleh jateng.
  • Kopetua Desa Dieng yang juga terlibat dalam program ini menyatakan, “Dengan GI Tourism, kita ingin wisatawan tidak hanya melihat pemandangan, tetapi juga memahami nilai ekonomi dan budaya yang terkandung dalam setiap produk lokal kita.
  • Selain aspek ekonomi, program ini juga menekankan pada pelestarian lingkungan.

Dieng, Jawa Tengah – Upaya pengembangan wilayah Dieng sebagai destinasi wisata baru-baru ini mendapat perhatian setelah pengakuan Indikasi Geografis (GI) diberikan kepada produk lokal sekopal kopi, carica, dan purwaceng. Inisiatif ini diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan untuk mengenal kekayaan budaya dan kemiskinan alam Dieng.

Menurut data yang dihadirkan oleh jateng.tribunnews.com, program GI Tourism Dieng tidak hanya fokus pada aspek administratif saja, tetapi juga melibatkan aktifitas edukasi untuk wisatawan. Wisatawan yang datang ke Dieng akan diajak untuk langsung mencicipi kopi Dieng yang aroma khas, buah carica yang segar, serta mengetahui khasiat purwaceng sebagai tanaman obat tradisional.

Kopetua Desa Dieng yang juga terlibat dalam program ini menyatakan, “Dengan GI Tourism, kita ingin wisatawan tidak hanya melihat pemandangan, tetapi juga memahami nilai ekonomi dan budaya yang terkandung dalam setiap produk lokal kita.” Ia menambahkan bahwa pendapatan dari wisata akan direkungkan untuk pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar kompleks Dieng.

Selain aspek ekonomi, program ini juga menekankan pada pelestarian lingkungan. Wisatawan diajarkan untuk berwisata bertanggung jawab, tidak mencemari sumber air, dan memelihara keindahan lahan pertanian terrasering yang menjadi ciri khas Dieng.

Diharapkan, dengan kombinasi antara pengakuan GI dan wisata edukatif, Dieng bisa menjadi model pengembangan wilayah berkelanjutan di Jawa Tengah yang memperkaya kesejahteraan masyarakat lokal tanpa mengorbankan ekosistem. (red/lar)

← Kembali ke beranda