Leo Rolly Carnando, pebulutangkis kelahiran Klaten, Jawa Tengah, kembali membanggakan tanah air usai meraih medali emas pada nomor ganda putra bulu tangkis Asian Games 2026 di Aichi, Jepang. Bersama pasangannya Daniel Marthin, Leo sukses mengalahkan pasangan unggulan China, Liang Weikeng dan Wang Chang, dalam partai final yang berlangsung sengit selama tiga gim di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Minggu (27/9/2026).
Kemenangan ini menjadi medali emas ketiga yang disumbangkan cabang bulu tangkis untuk Indonesia di ajang multikabangsa itu. Sebelumnya, Indonesia sudah meraih emas dari nomor ganda campuran dan ganda putri. Prestasi Leo/Daniel meneguhkan kembali dominasi bulu tangkis Indonesia di kancah Asia, sekaligus menambah koleksi medali emas Merah Putih.
Partai final berlangsung dramatik. Leo/Daniel harus telat berbuah di gim pertama usai kalah tipis 19-21 dari Liang/Wang yang bermain lebih agresif di awal. Pasangan China sempat unggul jauh 13-8 usai interval, namun Leo/Daniel menunjukkan mental baja dengan memangkas hingga 12-13 dan bahkan sempat memimpin 16-15. Sayangnya, Liang/Wang kembali menguasai tempo dan menutup gim pertama 21-19.
Di gim kedua, Leo/Daniel tampil berbeda jauh lebih konsisten. Mereka memaksakan permainan cepat dan menguasai pertukaran rally, sehingga menang mudah 21-13 dan memaksakan gim penentu. Momentum itu dibawa ke gim ketiga di mana keduanya bermain tenang di bawah tekanan. Meski Liang/Wang sempat mengejar hingga 18-19, Leo/Daniel mampu menutup partai 21-18 usai memanfaatkan kesalahan lawan.
Kemenangan ini memiliki makna khusus bagi Leo yang lahir dan besar di Klaten. Sang pelatih dan rekannya Daniel Marthin menegaskan bahwa kekompakan dan keyakinan tim pelatnas menjadi kunci mengalahkan pasangan China yang dikenal sangat tangguh. Hasil ini juga membuktikan regenerasi ganda putra Indonesia berjalan baik pasca era Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Dengan emas ini, kontingen Indonesia mengumpulkan poin berharga di klasemen medali Asian Games 2026. Leo/Daniel dijadwalkan akan beristirahat sejenak sebelum mempersiapkan turnamen BWF World Tour akhir tahun. Masyarakat Klaten dan Jawa Tengah umumnya merayakan prestasi putra daerah ini sebagai bukti bakat olahraga daerah mampu bersinar di panggung internasional. (dim/lar)