Brigjen Pol Roy Hardi Siahaan resmi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Senin (5/10/2026). Pelantikan dilakukan oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta. Roy menggantikan Irjen Pol Ribut Hari Wibowo yang kini menjabat sebagai Wakapolri.
Sebelum meniti jabatan puncak kepolisian di Jawa Tengah, Roy Hardi Siahaan dikenal memiliki karir panjang di bidang penyidikan narkotika. Beliau pernah menjabat sebagai Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah serta memegang posisi strategis di Ditresnarkoba Polda Metro Jaya. Rekam jejaknya dalam mengungkap kasus-kasus narkotika besar-besaran menjadi salah satu pertimbangan pelantikannya.
Dalam sambutannya, Roy menegaskan komitmen untuk melanjutkan program-program unggulan pendahulunya sekaligus membawa nuansa baru dalam penegakan hukum. Prioritas utamanya adalah memberantas narkotika, terorisme, serta kejahatan siber yang semakin merajalela. Beliau juga menekankan pentingnya polisi dekat dengan masyarakat melalui pendekatan persuasif dan preventif.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi hadir menyaksikan pelantikan dan menyampaikan harapannya agar kepolisian daerah mampu menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamisnya situasi sosial-politik di tanah Jawa. Sinergi antara Pemprov dan Polda dinilai krusial, terlebih menjelang momen-momen strategis seperti Pilkada serentak yang akan datang.
Roy Hardi Siahaan lahir di Medan, 15 Agustus 1971. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1995 ini menjalani jalur karier yang cukup berwarna, terutama di bidang intelijen dan penyidikan khusus. Kehadirannya di Polda Jateng diharapkan membawa angin segar dalam penegakan hukum yang profesional, proporsional, dan berkeadilan. (sin/lar)