Pendukung Gus Yusuf menyatakan bahwa Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 tidak legitimate karena kurangnya transparansi dalam proses pemilihan pimpinan sidang. Pernyataan itu disampaikan dalam rangka demonstrasi di Semarang, Rabu (16/9).
Menurut pendukung tersebut, proses pemilihan pimpinan sidang Muktamar NU ke-35 dilakukan dengan cara yang tidak demokratis dan tidak mewakili aspirasi anggota NU sebagaimana seharusnya. Mereka menuntut agar pemilihan dilakukan ulang dengan mekanisme yang terbuka dan akuntabel.
Di pihak lain, pengurus NU menyebutkan klaim tersebut tidak berdasar dan menjamin bahwa seluruh proses telah sesuai dengan statut NU. Mereka mengajak semua pihak untuk tetap menjaga kesatuan dan tidak diperdagangkan oleh isu politik.
Kejadian ini menambah polemik di tengah persiapan Muktamar NU yang nanti akan menentukan pimpinan organisasi untuk periode berikutnya. (tr/lar)