BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisagi) memprediksi bahwa hujan akan turun di 20 dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah pada Selasa, 8 September 2026. Sisa area diperkirakan masih mengalami cuaca cerah berawan.
Prediksi ini berdasarkan analisis citra satelit dan model numerik yang menunjukkan sistem tekanan rendah bergerak dari Laut Jawa ke darat Jawa Tengah, membawa lembab dan kondisi tidak stabil di atmosfer.
Kepala BMKG Semarang, Dr. Hadi Sucipto, M.Si., menjelaskan bahwa hujannya akan berupa hujan lokal yang cukup deras pada beberapa daerah, terutama di daerah pegunungan dan lembah. Namun, intensitasnya tidak diperkirakan akan menyebabkan banjir besar karena durasi hujan relatif singkat.
Pemerintah daerah melalui Satuan Linmas dan BPBD telah menyiapkan tim siaga untuk memantau potensi genangan air dan longsoran di daerah lereng dan pegunungan. Mereka juga menyebarkan informasi kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap kondisi jalan licin dan visibility yang menurun pada saat hujan.
Penyedia air bersih dan layanan sanitasi juga memperketat monitoring karena potensi overflow saluran drainase di perkotaan. Namun, hingga saat ini tidak ada laporan signifikan tentang gangguan layanan dasar.
Dengan adanya prakiraan ini, masyarakat disarankan membawa payung atau jaket hujan saat beraktivitas luar ruangan, serta menjaga keamanan saat mengendarai sepeda motor atau mobil pada kondisi basah. (wm/lar)