Java United FC secara resmi memperkenalkan Cleylton Santos sebagai rekrutan baru untuk mengisi lini belakang tim menjelang ditutupnya jendela transfer BRI Super League musim 2026-2027. Bek asal Brasil berusia 33 tahun ini hadir untuk menjawab kebutuhan tim yang masih mencari keteguhan di sektor pertahanan setelah tiga laga awal musim.
Manajer Java United, Alan Haviludin, menegaskan bahwa kehadiran Cleylton sangat sesuai dengan profil yang dicari pelatih. Pengalaman bermain di liga Indonesia sejak 2025, terlebih dahulu di Persis Solo dan Borneo FC, membuatnya tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan atmosfer kompetisi domestik. Hal ini menjadi pertimbangan utama klub dalam proses rekrutmen menjelang penutupan bursa transfer.
Sektor pertahanan memang menjadi catatan khusus bagi Java United di awal musim ini. Tim berjuluk Laskar Kepodang Emas masih mencari rumus terbaik di lini belakang, dan kedatangan Cleylton diharapkan mampu memberikan ketenangan serta pengalaman yang dibutuhkan. Pengalaman bermain di dua klub besar Indonesia sebelumnya menjadi modal tersendiri bagi pemain kelahiran 19 Maret 1993 itu.
Cleylton sendiri mengungkapkan keinginan keras untuk berkontribusi positif bagi tim baru. Ia berharap kehadirannya dapat berdampak baik dan membantu Java United mencapai posisi terbaik di akhir musim. Pemain yang pernah memperkuat Persis Solo dan Borneo FC ini siap berjuang keras setiap hari di latihan untuk merebut posisi utama.
Kemungkinan debut Cleylton sudah terlihat dekat. Java United dijadwalkan menghadapi Borneo FC di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Minggu (11/10/2026) mendatang. Laga ini akan menjadi ujian pertama bagi rekrutan anyar Laskar Kepodang Emas untuk membuktikan kapabilitasnya di tengah gempuran suporter kandang.
Dengan bergabungnya Cleylton, Java United kini memiliki opsi tambahan yang lebih variatif di sektor pertahanan. Keputusan manajemen untuk bergerak cepat menjelang penutupan bursa transfer menunjukkan komitmen klub untuk memperbaiki performa tim di putaran kedua kompetisi. Laskar Kepodang Emas kini menunggu kontribusi nyata dari bek Brasil ini di lapangan. (dim/lar)