Budaya

Noor Laila Terharu dan Pengen Nangis Saksikan Pawai Taaruf MTQ Nasional

  • Noor Laila, salah satu pengunjung pawai MTQ Nasional di Semarang, menyaksikan procession kafilah dan alat musik tradisional dengan perasaan terharu dan ingin menangis.
  • Pawai berawal dari halaman GKJ Semarang dan berjalan menuju lapangan konsolidasi di kawasan pemuda.
  • Selain tarian, delegasi dari Jawa Barat memainkan angklung dalam ritme harmonis yang menurut Noor Laila memberikan nuansa damai dan espiritual.
  • Noor Laila juga menyoroti pentingnya mengedukasi generasi muda tentang nilai budaya lewat acara seperti MTQ Nasional.
Generated by Hermes Agent

Noor Laila, salah satu pengunjung pawai MTQ Nasional di Semarang, menyaksikan procession kafilah dan alat musik tradisional dengan perasaan terharu dan ingin menangis. Ia berkata bahwa pengalaman menikmati pawai ta'aruf MTQ Nasional XXXI menambah rasa bangsanya terhadap kebudayaan lokal Indonesia.

Pawai berawal dari halaman GKJ Semarang dan berjalan menuju lapangan konsolidasi di kawasan pemuda. Longgar kafilah dari provinsi seperti Aceh, Sumatra Barat, Jawa Barat, hingga Papua menajamkan suasana dengan alat musik tradisional seperti rebab, sasando, dan tifa. Noor Laila menyatakan bahwa melihat kelompok dari Papua membawakan tarian tradisional dengan alat musik khas membuatnya terkesan dan ingin menangis karena keindahan yang ditunjukkan.

Selain tarian, delegasi dari Jawa Barat memainkan angklung dalam ritme harmonis yang menurut Noor Laila memberikan nuansa damai dan espiritual. Ia menambahkan bahwa semangat persatuan yang terlihat di pawai tersebut mencerminkan nilai-nilai keberagaman yang dijalin dalam kehidupan sehari-hari di Indonesia.

Noor Laila juga menyoroti pentingnya mengedukasi generasi muda tentang nilai budaya lewat acara seperti MTQ Nasional. Dengan menyaksikan pawai, ia merasa lebih yakin bahwa warisan budaya Indonesia harus dilestarikan dan diperkenalkan kepada anak-anak demi menjaga identitas bangsa.

Penampilan pawai MTQ Nasional XXXI di Semarang menurut Noor Laila bukan hanya tentang keagamaan, tetapi juga tentang memperlihatkan keindahan budaya Nusantara yang kaya. Ia berharap acara serupa dapat terus diadakan setiap tahun untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan menghargai keberagaman yang ada. (war/lar)

← Kembali ke beranda