Sosial

USM dan Universitas Al-Hikmah Jepara Jalin Kerja Sama Penguatan Tri Dharma Perguruan Tinggi

  • Universitas Semarang (USM) menerima kunjungan audiensi dari Universitas Al-Hikmah Jepara yang diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Rektor, Menara Lantai 2, Rabu (30/9/2026).
  • Dr Supari ST MT menyambut kedatangan rombongan Universitas Al-Hikmah Jepara dan mengapresiasi kepercayaan untuk menjalin kerja sama.
  • Dr Ita Rahmawati SSi T MKes menyampaikan harapan agar kerja sama ini menjadi jembatan pembelajaran bagi Universitas Al-Hikmah Jepara.
  • Cakupan MoU mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum bersama, serta penelitian kolaboratif dan penulisan artikel ilmiah bersama.

Universitas Semarang (USM) menerima kunjungan audiensi dari Universitas Al-Hikmah Jepara yang diakhiri dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Rektor, Menara Lantai 2, Rabu (30/9/2026). Kemitraan ini dirancang memperkuat Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kolaborasi terstruktur antara kedua institusi.

Dr Supari ST MT menyambut kedatangan rombongan Universitas Al-Hikmah Jepara dan mengapresiasi kepercayaan untuk menjalin kerja sama. Menurutnya, kolaborasi antar perguruan tinggi menjadi kebutuhan strategis di tengah dinamika pendidikan tinggi yang terus berkembang. Universitas Al-Hikmah Jepara sebagai perguruan tinggi swasta yang baru berdiri pada 2022 melihat peluang belajar dari pengalaman USM dalam pengelolaan institusi.

Dr Ita Rahmawati SSi T MKes menyampaikan harapan agar kerja sama ini menjadi jembatan pembelajaran bagi Universitas Al-Hikmah Jepara. Ia menegaskan tujuan kunjungan spesifik untuk membangun sinergi di bidang Tri Dharma, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat.

Cakupan MoU mencakup pertukaran dosen dan mahasiswa, pengembangan kurikulum bersama, serta penelitian kolaboratif dan penulisan artikel ilmiah bersama. Kedua pihak juga sepakat menggelar workshop serta seminar bersama, dan berbagi praktik baik untuk peningkatan kapasitas tata kelola perguruan tinggi.

Kerja sama ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi dalam meningkatkan mutu akademik, akreditasi, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU). Sinergi semacam ini menjadi model kolaborasi yang sehat di ekosistem pendidikan tinggi Indonesia. (aim/lar)

← Kembali ke beranda